Panduan Lengkap Bilal Arab dan Latin Sholat Gerhana

 

PANDUAN LENGKAP MENJADI BILAL SHALAT GERHANA

Dalam pelaksanaan sholat Gerhana Baik Gerhana Bulan Dan Gerhana Matahari ada yang bertugas mengomando yang sering disebut sebagai Bilal.

Untuk itu perlu kiranya kamu ketahui bacaan dan panduan menjadi Bilal agar dalam bertugas menjadi Bilal sukses dan benar sesuai aturan.

Berikut panduan lengkap menjadi Bilal Sholat gerhana:

1. Membaca Istighfar bersama-sama;

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ..٣
مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ عَظِيْم...

Astaghfirulloohal 'adziim 3x mingkuli dzammbin 'adziim

Artinya: Aku memohon ampunan kepada Allah dari seluruh dosa yang besar

2. Ketika dirasa sudah siap baik imam dan jamaah, untuk dilaksanakan sholat gerhana, maka bilal mengumandangkan bacaan tanda dimulainya sholat, yakni dengan membaca:

“اَلصَّلَاةُ جَامِعَة...”

Asholaatu jami'ah

Artinya: Sholat berjamaah

3. Pelaksanaan sholat gerhana.

4. Selesai sholat, bilal maju mengambil tongkat atau bagi yang tidak memakai hanya sekedar berdiri, kemudian menghadap ke jama’ah dan dilanjutkan membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ... ٣x
الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّوْمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ.

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ زُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ...
رُوِيَ عَنِ الْمُغِيْرَةِ بْنِ شُعْبَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ . أَنَّهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ: إِنَّ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ ، لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَ لَا لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذٰلِكَ فَصَلُّوْا وَ ادْعُوْا حَتَّى يَنْكَشِفَ مَا بِكُمْ

أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَ أَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ.
أَنْصِتُوْا وَ اسْمَعُوْا وَ أَطِيْعُوْا آجَرَكُمُ الله.
أَنْصِتُوْا وَ اسْمَعُوْا وَ أَطِيْعُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْن.

5. Khotib maju untuk menerima tongkat kemudian berhenti dengan posisi menghadap ke arah qiblat.


6. Kemudian bilal melanjutkan membaca do’a:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . اَللّٰهُمَّ قَوِّ الْإسْلَامَ ، وَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ ، اَلْأَحْيَاءَ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتَ ، وَ انْصُرْهُمْ عَلَى مُعَانِدِي الدِّيْنِ ، يَارَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ ، وَ يَاخَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ ، وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

7. Setelah itu, Khotib mengucapkan salam kepada jama’ah.

8. Kemudian Khotib duduk sejenak dan bilal membaca istighfar dengan suara yang keras (dalam keadaan duduk):

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ..x٣
الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّوْمَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ.

9. Selanjutnya khotib melaksanakan khutbah. Setelah selesai khutbah pertama, khotib duduk sebentar, lalu bilal membaca istighfar dengan suara yang keras. Bacaan istighfar itu seperti:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ... ٣x

الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّوْمَ وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ.

10. Kemudian khotib berdiri untuk meneruskan khutbah kedua sampai selesai.

Keterangan:
Dalam khutbah gerhana, tidak disyaratkan Muwalah, namun hanya disunnahkan saja.

Sumber :
Kitab Sullamul Futuhat.
Karya KH. Abdul Hannan Ma’shum, juz 20, hlm

Demikian penjelasan Bilal Sholat gerhana secara lengkap yang dapat kamu hafalkan atau dapat dengan membaca saat melaksanakannya, semoga bermanfaat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel