Lafadz Niat, Doa dan Tata Cara Sholat Gerhana Rembulan Lengkap

PURBALINGGA (kangprayit.com) Sesuai dengan pengumuman atau surat edaran Kementrian Agama RI tertanggal 24 Mei 2021, bahwa besok pada Rabu 26-05-2021 akan terjadi gerhana Bulan total dan tepatnya mulai pukul 18.09 WIB. terjadi puncak gerhana pada pukul 18.18 WIB dan akhir gerhana pada pukul 20.51 WIB.

Ilustrasi Tatacara Pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan


Salah satu amaliyah yang hukumnya Sunah Muakad adalah sholat Gerhana, Sedangkan Sholat Gerhana Ada dua macam:
1.Sholat Gerhana Bulan
2.Sholat Gerhana Matahari

Dalam tulisan ini lebih sepesifik membahas penjelasan sholat gerhana Bulan.

Gerhana bulan atau dalam bahasa arab khusuf, merupakan fenomena alam yang terjadi saat bumi, matahari, dan bulan berada pada satu garis lurus yang sama. Artinya posisi bumi berada di antara bulan dan matahari.

Saat gerhana bulan terjadi, bulan seakan hilang dari pandangan bumi. Hal ini dikarenakan pantulan cahaya yang dikeluarkan matahari terhalangi bumi, sehingga bulan tidak memantulkan cahaya matahari.

Biasanya fenomena langit ini terjadi dalam beberapa tahap dengan durasi sekitar waktu 3 jam 55 menit. Oleh karena itu, gerhana bulan kerap terjadi bertepatan dengan gejala alam yang disebut prosesi planet.

Kemudian, aalan apa saja yang harus kita lakukan saat gerhana bulan? Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk salat gerhana bulan. Berikut ini ada bacaan niat, doa dan tata cara salat gerhana bulan yang lengkap untuk bisa menjadi refrensi kamu dan dapat dipraktikkan.

1. Mendirikan salat gerhana ketika bulan mulai tertutup

Kamu bisa melaksanakan salat gerhana bulan ketika bulan tertutupi setengah, penuh, hingga kembali pada kondisi normal. Salat bisa dilakukan di rumah atau di masjid secara sendiri atau berjemaah. Salat gerhana bulan terdiri dari dua rakaat.

2. Niat salat gerhana bulan

Jika kamu sebagai imam, bisa membaca lafadz niat: 

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً لله تَعَالَى
"Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini imaman lillahi ta'ala."

Artinya: "Saya salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah SWT.”

Sedangkan, untuk makmum niatnya:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى

"Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini makmuman lillahi ta'ala."

3. Tata cara shalat gerhana bulan

Takbiratul Ihram.
Membaca surat Al-Fatihah dan disunahkan membaca surat yang lebih panjang, misalnya Al-Baqarah.

Ruku, bacalah dengan perlahan, karena disunahkan ruku lebih lama seperti berdiri.

Berdiri kembali dan membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan surat yang lebih panjang dari sebelumnya.

Ruku lagi. Bacalah doa lebih perlahan dari sebelumnya.

I'ktidal

Sujud.

Duduk di antara dua sujud.

Sujud kedua.

4. Rakaat kedua

Pada rakaat kedua: 

Berdiri membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek.

Ruku lebih lama dari sebelumnya.

Berdiri kembali dan membaca surat pendek.

Ruku lagi, tapi bacaan lebih pendek dari ruku sebelumnya.

I'tidal.

Sujud.

Duduk di antara dua sujud.

Sujud kedua.

Tahyat Akhir

Salam.

5. Mendengarkan kutbah

Ketika salat gerhana berjemaah, dianjurkan mendengarkan kutbah dan beristigfar bersama-sama. Berdoa dengan khusyuk memohon pertolongan Allah agar terhindar dari segala peristiwa buruk.

Demikianlah lafadz niat, doa dan tata cara salat gerhana secara lengkap yang bisa kamu lakukan. Sesungguhnya mendirikan salat jauh lebih baik daripada kamu hanya mengungkapkan kecemasan atas fenomena tersebut.

Apalagi pada zaman dulu saat terjadi gerhana masih melakukan amalan yang justru tidak diajarkan agama kita.

Semoga bermanfaat dan kita diberikan kesehatan untuk melakukan sholat Gerhana Bulan dan dapat dilakukan dimasjid, tentunya dengan protokol kesehatan terkait masih pandemi Covid 19 saat ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel