Kultum 11 Ramadhan: Cara Mengetahui Darah Haid Sudah Suci Apa Belum//Fikih Haid (1)

Assalamualaikum warohmatulloh wabarokaatuh.

Bissmillah walhamdulillah washolatu wasalamu 'ala Rosululloh ammaba'dah.

Muslimin muslimat Rohima kumulloh.

Pada kesempatan Kultum pada hari ke-11 Ramadhan ini kami akan sampaikan Fikih Haid, Cara Mengetahui Darah Haid sudah suci apa belum.

Sebelumnya perlu diketahui Pengertian Haid/ Menstruasi
Haid/Menstruasi secara biologis adalah: Keluar darah dari kemaluan perempuan setiap bulan akibat gugurnya dinding rahim karena sel telur tidak dibuahi.

ilustrasi Kultum Ramadhan


Sedangkan pengertian Haid dalam Fikih adalah : Darah yang keluar dari rahim perempuan dalam keadaan sehat dan kebiasaan.

Gangguan gejala haid seperti lekas marah, sakit kepala, rasa kembung, letih,   pembekaan payudara, mulas, punggung terasa pegal.

Rasululloh SAW bersabda:
هذا شيء كتبه الله على بنات ادم رواه البخارى مسلم 
"Haid ini sesuatu yg telah Alloh tetapkan bagi pr keturunan Nabi Adam as.(HR Bukhori Muslim)
ويساءلونك عن المحيض قل هو اذى فاعترفوا النساء فى المخيض ولا تقربوهن حتى يطهرن فاذا تطهرن فاءتوهن من حيث امركم الله ان الله يحب التوابين ويحب المتطهرين

       Mereka bertanya kepadamu (Muhammad SAW.) tentang haid katakanlah haid itu kotoran, oleh karena itu hendaklah kamu menjauhi dari (jangan menyetubuhi perempuan di waktubhaid) dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci maka campurilah mereka itu di tempat yang di perintahkan Allah kepadamu, sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yg mensucikan dri . (Q.S.2.222).

Usia 11-12 Tahun perempuan mulai haid berarti sudah bisa hamil bila hubungan intim.

Tanda-tanda kehamilan:
1.Tidak haid pada waktu yang seharus nya haid
2. Buah dada membesar puting susu sekitarnya mejadi kecil hitam
3. Timbul rasa pusing mual bahkan sampai muntah-muntah.
4.Tidak nafsu makan .
5.Makin lama perut membesar.

Demikian mohon maaf segala kesalahan.


Untuk materi kultum adab berderma saat ini belum sempat penulis sampaikan insaalloh diRamadhan ini tetap kami sampaikan.

Wasalamualaikum warahmah.


Sumber: Kitab Kasifassaja karya Imam Nawawi Al Bantani.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel